Pelatihan Fardu Kifayah

MIMBAR UNIBA NEWS – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar pelatihan fardhu kifayah bagi kalangan mahasiswa Universitas Balikpapan yang dilaksanakan di ballroom Putri Aji Karangmelenu, lantai 8, Gedung G, Kampus Universitas Balikpapan, Rabu 27 Agustus 2025.

Sejumlah pejabat Dispora Kaltim, H. Hasbar S.Pd. M.Pd sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim dan Dr. Hj. Abnan Pancasilawati, S. Ag., M.Ag dan Aluan S.Pd dari MUI Provinsi Kalimantan Timur.

Sivitas Uniba diwakili Dr. Firman S.Ag. M.SI selaku Kepala Perpustakaan Uniba dan Dosen di Uniba. Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Kiftyan Hady Prasetya S.Pd. M.Pd. Yanzil Azizil Yudarudin S.E, M.ACC.AK selaku Ketua Program Studi Akuntansi, serta 150 mahasiswa dari berbagai program studi yang ada di Universitas Balikpapan

Dr. Firman menyampaikan, fardhu kifayah selama ini dianggap identik dengan kegiatan ini milik para orang tua saja. Di mana selama ini, banyak panitia fardhu kifayah anggotanya kalangan usia 50 hingga 60 tahun. Namun inisiatif dari Dispora Kaltim ini patut diapresiasi, sebab mengundang pemuda yang usianya di bawah 30 tahun, khususnya mahasiswa untuk bagaimana belajar mengurusi mayat.  “Itulah sebabnya ada perlakuan kepada manusia ketika nanti meninggal, yang pertama tentu memandikannya. Yang ke dua mengkafani. Ketiga menshalatkan dan yang ke empat adalah menguburkannya,” ujar Dr. Firman.

Dengan mengikuti pelatihan fardhu kifayah ini, kalangan mahasiswa sudah bisa melakukan pelaksanaan fardu kifayah, yang selama ini, kelompok fardhu kifayah didominasi kalangan orang tua.

Dr. Firman menyampaikan semoga dengan kegiatan ini dapat membawa manfaat bagi semua peserta yang hadir. Sehingga melahirkan generasi-generasi muda yang tidak hanya aktif di AI, tapi juga aktif di dalam mengurus mayat, apakah itu di kampungnya atau di lingkungannya atau pun di tempat-tempat yang lain “Saya ucapkan terima kasih sekali lagi  atas inisasi dari Dispora Pemprov Kaltim. Semoga silaturahmi ini bukan hanya sampai di sini namun berlanjut kepada kegiatan-kegiatan selanjutnya,” pungkas Dr. Firman.

Sementara  H. Hasbar S.Pd. M.Pd mengatakan, pelatihan fardhu kifayah ini merupakan salah satu bentuk nyata perhatian Pemprov Kaltim melalui Dinas Pemuda dan Olahraga dalam membina, memberdayakan, dan meningkatkan kapasitas generasi muda. Pelatihan ini tidak hanya menyangkut keterampilan teknis dalam mengurus jenazah sesuai syariat Islam, tetapi juga sarat dengan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta penguatan akhlak mulia bagi para pemuda.

Lebih lanjut H. Hasbar mengatakan, di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, pemuda sering kali diarahkan untuk fokus pada bidang akademik, karier, maupun dunia digital. Namun, jangan sampai melupakan pentingnya nilai spiritual dan kepedulian sosial. Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual, keterampilan, dan kecerdasan emosional serta spiritual.

Kegiatan pelatihan fardhu kifayah ini sengaja di lakukan di kampus, agar sasaranya lebih tepat. Sebab para mahasiswa ini masih berusia di bawah 30 tahun. Namun sesuai dengan Undang-undang Kepemudaan, usia 16 sampai 30 tahun adalah masuk kalangan kepemudaan. “Untuk itu kami sengaja melaksanakannya di kampus, karena lebih mudah mengumpulkannya, dibandingkan dengan mengundang kalangan pemuda di luar kampus,” ujarnya.

H. Hasbar menyampaikan, kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya yang dilaksanakan di kampus Universitas Balikpapan, sebelumnya telah dilaksanakan di Institut Teknologi Kalimantan (ITK), dan yang ketiga akan dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timut (UMKT).

Setelah menyampaikan sambutannya acara dilanjutkan dengan praktek fardhu kifayah. Pada sesi ini yang menjadi moderator adalah Kiftyan hady Prasetya. Dengan narasumber, Dr. Hj. Abnan Pancasilawati, S. Ag., M.Ag dan Aluan S.Pd

Dengan diadakannya pelatihan fardhu kifayah ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ingin agar para pemuda tidak hanya menjadi generasi yang unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa gotong royong, dan rasa tanggung jawab kepada masyarakat. Dengan begitu, pemuda Kaltim akan siap menyongsong masa depan, termasuk dalam mendukung pembangunan daerah dan keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.(*)

Penulis : Alfian Humas
Editor : Rudi R. Masykur

Admin

Related posts

Next Post